MAKHLUK BAWAH LAUT YANG MENARIK: NUDIBRANCH

Nudibranch, sejenis siput laut yang tak punya cangkang,
memiliki rancangan sangat menarik dan
warna-warni cerah dan mengagumkan.
Tubuh mereka agak lembut.
Walaupun mereka tidak memiliki cangkang untuk melindungi diri sendiri,
dan banyak makhluk lain yang terpikat
karena penampilan mereka yang menarik,
hanya sedikit yang memangsa nudibranch.
Ini karena warnanya yang mencolok menjadi peringatan
bagi pemangsa bahwa mereka sangat beracun.
Salah satu karakteristik siput laut ini adalah adanya “sel penyengat.”
Dengan bantuan “sel penyengat” ini,
nudibranch dengan mudah melindungi diri dari musuh-musuh mereka.
Yang lebih menarik lagi mereka tidak menghasilkan sel-sel ini sendiri.
Nudibranch memangsa makhluk yang disebut hyroid,
yang memiliki sel penyengat.
Nudibranch dapat memakan tentakel makhluk ini
tanpa memicu sel penyengat itu berkat lendir khusus
yang terdapat di dalam sistem pencernaannya.
Mereka menyimpan senjata ini di dalam tonjolan yang
berjumbai-jumbai dari tubuh mereka.
Bila diganggu, sel ini ditembakkan,
sehingga menyengat hewan yang akan memangsa.
Tak diragukan lagi, tidak mungkin nudibranch mengetahui
bahwa hyroid ini beracun tetapi tidak akan membahayakan mereka,
bahkan, sebaliknya, akan melengkapi mereka dengan suatu alat pertahanan terhadap musuh.
Juga tidak mungkin bagi mereka untuk tahu dan mempelajari hal sedemikian berdasarkan pengalaman.
Jadi, bagaimana nudibranch bisa menemukan cara pertahanan diri yang memesona ini?
Di sini, tampak di hadapan kita kebenaran
yang terungkap secara terbuka di alam semesta.
Yang Maha Tunggal yang mengilhami nudibranch untuk
menarik perhatian baik dengan keanekaragaman warna maupun coraknya,
dan juga melengkapi mereka dengan cara menghasilkan racun,
serta menciptakan sistem di tubuh mereka agar racun hyroid
tidak membahayakan mereka,
adalah Allah, Tuhan dari seluruh alam.
Allah menciptakan semua makhluk dengan karakteristik
yang sangat berbeda-beda dan dalam aneka warna.
Apa yang hendaknya dilakukan seseorang yang
menyaksikan kekuasaan Allah yang tidak terhingga di dalam contoh-contoh seperti ini
adalah mengagungkan Allah dan
mengamalkan akhlak yang baik semata-mata karena Allah.
Allah menyampaikan hal ini kepada kita di dalam ayat-ayatNya sebagai berikut:
Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Maha Pengampun. (QS. Faathir, 35: 28)
copypaste : harunyahya.com


